Karunia Alam untuk Kesehatan

Karunia Alam untuk Kesehatan

Minyak yang berasal dari tumbuhan dan tumbuhan sangat bermanfaat bagi kesehatan kita. Ini memberikan manfaat yang tak terhitung jumlahnya bagi kesehatan kita jika kita tahu cara yang benar tentang cara menggunakannya. Bagian ini akan membahas beberapa minyak yang mungkin kita gunakan dalam kehidupan kita sehari-hari, dan menemukan bahwa minyak herbal adalah jenis minyak yang membawa kita semua kebaikan hidup.

Meskipun minyak diduga sebagai penyumbang besar berbagai penyakit dan gangguan manusia seperti, penyakit jantung, stroke, hipertensi, kolesterol Minyak Kesehatan tinggi, obesitas dan banyak lagi, minyak herbal tetap menjadi ‘minyak yang baik’. Berikut penjelasannya.

Minyak Herbal

Fungsi minyak herbal dalam masakan terutama untuk menambah rasa sekaligus menambah nilai kesehatan pada suatu hidangan. Minyak herbal dibuat dengan menambahkan bumbu masak segar atau kering ke minyak nabati. Biasanya dibuat dalam jumlah kecil karena kesegarannya yang terbatas. Meskipun banyak minyak herbal yang siap secara komersial tersedia di pasaran, namun minyak kutus kutus banyak juru masak yang lebih memilih untuk membuat minyak herbal sendiri. Alasan di baliknya adalah untuk mendapatkan manfaat dari semua khasiat herbal yang dapat meningkatkan kesehatan tubuh, pikiran dan jiwa. Alasan lain adalah karena lebih murah dan beberapa khawatir bahwa minyak komersial menggunakan perasa kimia daripada dari herbal asli.

Basis minyak

Minyak bekas yang paling umum digunakan sebagai media ramuan masak tertentu, yang masing-masing memiliki khasiat masing-masing adalah:

Extra Virgin Olive Oil cocok untuk pembuatan saus salad, bumbu perendam, pasta, nasi, panggangan, barbekyu, dan hidangan yang tidak perlu digoreng atau ditumis dalam waktu lama atau sangat panas.
Minyak rapeseed dianggap sebagai minyak paling sehat untuk menggoreng (bukan menggoreng) dan menumis karena memiliki keseimbangan ideal asam lemak omega-3 dan omega-6.
Minyak Kacang untuk masakan yang perlu digoreng lama atau lama
Biji anggur atau minyak almond yang diperas dingin digunakan untuk membuat hidangan manis, dan sangat baik untuk mengasinkan buah
Minyak wijen, kenari atau pistachio baik untuk digunakan dalam menumis wajan
Metode dasar pembuatan minyak herbal Anda

Jika Anda ingin membuat minyak rosemary misalnya, bahan-bahannya adalah 250 ml atau 5 ons minyak berdasarkan properti yang disukai. Rosemary, 1 sendok makan daun segar

Bagaimana membuat:

Masukkan daun ke dalam lesung dengan sedikit minyak dan hancurkan perlahan dengan alu untuk melepaskan rasa
Tambahkan ke sisa minyak dan tuangkan ke dalam stoples bertutup rapat. Biarkan di ambang jendela yang cerah selama tiga minggu, goyangkan dengan lembut setiap hari
Saring melalui kain muslin dan tuangkan ke dalam botol dengan penutup yang rapat, tambahkan setangkai rosemary segar untuk efek estetika.
Herbal lain untuk digunakan:

Gunakan bawang putih, kemangi atau tarragon satu per satu untuk membuat minyak gurih
Lavender, geranium beraroma, kelopak mawar, min atau manis cicely adalah tumbuhan yang baik untuk minyak manis
Kombinasi timi, sage, bawang putih, dan ketumbar bekerja dengan baik dalam bumbu perendam dan casserole; juga pada ayam panggang. Tumbuhan tersebut memberikan sifat pelindung, pembersihan, dan peningkatan suasana hati.
Ketumbar, adas, tarragon, oregano, peterseli, adas manis, marjoram manis, lemon thyme, southwood, dan bergamot akan menghasilkan minyak yang enak atau kombinasi yang sesuai dengan selera Anda.
Bawang putih, ketumbar, kulit jeruk kering, kemangi dan serai untuk ditambahkan ke minyak wijen, kenari atau minyak pistachio saat menumis dengan wajan diperlukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *