Skip to content

Cara Bercocok Tanam Dengan Teknik Hidroponik

Hidroponik merupakan salah satu dari teknik untuk bercocok tanam.  Nah sebelum kita mengetahui bagaimana bercocok tanam dengan teknik hidroponik, kita kenali dulu awal mula singkat bagaimana teknik ini terciptakan.

Di daerah Babilonia terdapat tanaman yang menggunakan media pasir dan pupuk organik dikenal dengan bed cultivation. Penemuan itu diperkuat dengan adanya taman gantung yang memiliki arsitektur unik. Teknik ini mulai banyak dikenal orang sejak seorang argonomin dari Universitas California menerapkan hal yang serupa dengan menggunakan air dan hasilnya tumbuhannya tumbuh dengan baik.

Sejak saat itu teknik tanam tersebut dikenal dengan hidroponik oleh masyarakat. Hydros memiliki arti air dan ponics memiliki arti bercocok tanam. Jadi, hidroponik yaitu menanam tanpa menggunakan tanah.

Manfaat yang didapat dengan menggunakan teknik hidroponik, yaitu:

  1. Tanaman dapat diletakkan dimana saja dan mudah dipindah. Cocok untuk seseorang yang tinggal di tempat kurang lahan untuk bercocok tanam.
  2. Tanaman hidroponik lebih cepat tumbuh dan berkembang
  3. Tanaman hidroponik tidak tergantuk pada musim.
  4. Perawatannya lebih efisien dan tidak rumit.
  5. Tanaman hiroponik terhindar dari hama dan penyakit.
  6. Penggunaan pupuk lebih minim.
  7. Produksi jauh lebih tinggi.
  8. Tidak membutuhkan tenaga yang ekstra untuk menggunakan teknik hidroponik.

Berikut hal-hal yang harus disiapkan dan dilakukan untuk memulai bercocok tanam hidroponik.

Alat dan bahan

  • Botol plastik bekas
  • Kain bekas (kain flanel)
  • Gelas plastik bekas
  • Media tanam (rockwoll, sekam, pasir, batu bata, dan bahan-bahan yang mudah ditemukan)

Langkah-langkah bercocok tanam hidroponik

  • Membuat media tanam
    1. Potong botol mineral menjadi dua bagian.
    2. Lubangi bagian atas leher di dua sisi, untuk memudahkan anda bisa menggunakan paku yang dipanaskan.
    3. Masukkan flanel yang sudah dipotong menjadi dua bagian.
    4. Pasang bagian atas dan bawah botol secara terbalik.
    5. Media hidroponik sudah siap.
  • Menyemai benih dengan menggunakan rockwoll
    1. Potong rockwoll dengan ukuran 2.5 x 2.5 cm.
    2. Basahi rockwoll tetapi jangan terlalu basah. Cipratkan air saja jangan di siram atau rendam.
    3. Buat lubang tanam pada bagian tengah rockwoll menggunakan tusuk lidi dengan kedalaman kurang lebih 2 mm.
    4. Kemudian masukkan benih sayuran kedalam lubang tanam.
    5. Setelah itu tutup menggunakan plastik hitam dan simpan di ruangan yang gelap.
    6. Tunggu perkembangan tumbuhan 1-2 hari sampai bijinya pecah dan tumbul akar serta daun.
    7. Jika sudah, buka plastik hitam dan jemur langsung dibawah sinar matahari.
    8. Jika rockwoll sudah kering maka siram air dengan cara disemprotkan.
    9. Saat sudah tumbuh daun sejati, tanaman tersebut siap dipindahkan ke media tanam hidroponik.
                      Tanaman dalam rockwoll
  • Memindahkan tanaman ke media hidroponik
    1. Siapkan media hidroponik.
    2. Isikan larutan nutrisi ke bagian bawah botol.
    3. Pindahkan rockwoll yang berisi bibit tanaman ke bagian atas media yang sudah dipasangi kain flanel.
    4. Pasangkan bagian atas dan bagian bawah media hidroponik.
    5. Tanaman hidroponik sudah siap.
                    Hidroponik yang sudah jadi

Perawatan tanaman hidroponik

Perawatan hidroponik sangatlah mudah. Anda tidak perlu melakukan pemupukan ataupun penyiraman setiap hari. Yang perlu anda perhatikan yaitu larutan nutrisi dan media tanamnya. Jika larutan nutrisi sudah sedikit maka perlu untuk ditambahi dan media tanam rawan ditumbuhi lumut, maka dari itu media tanam juga harus dibersihkan. Anda bisa membersikan media tanam bersamaan saat mengisi larutan nutrisi.

            Contoh nutrisi tanaman hidroponik

Pemanenan tanaman hidroponik

Pemanenan terjadi tergantung dengan jenis tanaman yang digunakan. Jika sayuran, biasanya waktu panennya 30-45 hari setelah semai. Cara pemanenan tanaman hidroponik yaitu dengan mencabut tanaman dari media rockwoll. Lakukan pencabutan dengan hati-hati agar tanaman tidak rusak. Setelah itu tanaman dapat dibersihkan dan siap untuk diolah.

Avatar
Ali

I just write about my hoby and my opinion

No comments yet.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comments (0)